Jumat, 26 Desember 2014

KepadaMu #Malam5

aku biarkan Tuhan bicara dalam hening ini
ketika hati yang terkulai ini menanyakan muaranya
aku biarkan Tuhan bicara malam ini
ketika air mata perlahan luruh
aku biarkan nuraniku mendengar, dalam keheningan ini
abaikan ego dan pikirku
aku biarkan nuraniku mendengar, malam ini
lumpuhkan gundah gelisah
Aku terkulai dalam kelemahanku sendiri
dihadapan Engkau yang sungguh besar.
Apa Tuhan yang ingin Engkau perdengarkan?
biarkan aku memahami jalanMu
ketika aku berlutut di hadapanMu,
biarkan aku memahami kehendakMu.
semua yang Engkau berikan,
biarkan aku memahaminya, Tuhan...
Ijinkan aku berkeluh kesah, Tuhan
dalam doaku malam ini.
Ijinkan aku menangis, Tuhan
dalam tidurku malam ini.

Senin, 24 November 2014

Tidur #malam4

aku ingin tidur di pelukan hujan
pun dinginnya membelai tulang
namun rintiknya redakan gundah

Jumat, 21 November 2014

Siapa? #malam3

Siapa yang paling tegar berdiri?
Yang paling gagah berani?
Dia yang melangkah mengambil hati?
Atau yang terdiam melihat belahan hatinya di sisi rusuk lain?

Kamis, 20 November 2014

Luput #malam2

Satu hal yang luput
dari kenyataan indah,
selalu ada yang tersenyum patah
berdiri diambang ketegaran
dan pengharapan yang mulai sia-sia
terseok tersebab oleh perasaan

Minggu, 16 November 2014

Biarkan #malam1

Biarkan,
kenangan tentangmu yang terpatri di otakku
Sebab jiwamu yang tetap tak terengkuh
pun ragamu tak tersentuh
Biarkan,
aku miliki kamu meski hanya dalam anganku.
-16 Nov '14-

Senin, 10 November 2014

Haruskah?

Bila lantunan nada dapat kehilangan syair
Dan sajak kehilangan rima
Bila bintang tak selalu bersanding dengan bulan
Dan pelangi tak datang sehabis hujan
Bila ombak tak selalu memecah karang
Dan pantai tak selalu berpasir
Haruskah cinta selalu memiliki?

-10 Nov '14-

Sabtu, 18 Oktober 2014

Pencemburu

Maafkan,
Aku pencemburu ulung,
Kala yang kulihat
lengkung senyummu tercipta untuknya
Kala derai tawamu berdesir karenanya

Maafkan,
Aku pencemburu ulung,
Bila yang terlukis di bola matamu adalah wajahnya
Bila yang berjalan di sisimu, dirinya

Maafkan,
Aku hanya bisa menjadi pencemburu
dihadapanmu bersamanya
dalam diamku bersama sepi
melukiskan senyum di wajah
yang kita tahu itu palsu

Biarkan,
Aku hanya menjadi pencemburu
dalam anganku bersamamu
dalam nyataku memimpikanmu

Biarkan,
hanya pada aksara yang membisu ini
kubagi airmata dan senyum bahagiaku
untukmu,
yang bersamanya
tanpa perlu satu sel di dunia ini tahu
hatiku yang bersemi padamu