Kamis, 17 Desember 2015

Truth or Dare?!

          "Nah,gue menang. Kalah lagi kan lo!" seru Heri dengan semangatnya.
          "Sial. Gue kayaknya gak jago banget main BINGO." jawab Gilang dengan lesu
          "Udah cepetan, truth or dare?" potong Lintang tidak sabaran.
          Permainan truth or dare atau biasa disebut 'juber' as known as jujur berani, memang permainan yang lagi naik daun di sekolah saat ini. Truth or dare sendiri lebih menuju pada hukuman, jadi apapun permainannya. Truth or dare hukumannya.
Dan yang paling menyenangkan dari truth or dare adalah siapapun bisa mengetahui rahasia apapun dan bisa menjahili siapapun.
Apalagi bagi orang-orang sejenis Heri dan Lintang yang paling iseng. Disuguhi Gilang yang sangat, pasrah.
Tapi sepasrah apapun Gilang, dia tidak pernah memilih 'truth' bila kalah dalam permainannya bersama Heri dan Lintang. Jadi merekapun semakin bergairah untuk menjahili Gilang.
Pernah suatu kali Gilang disuruh hormat tiang gawang sambil bernyanyi lagu bang toyib. Dan seperti tidak ada kapoknya Gilang tetap bermain dengan mereka.

Sabtu, 14 November 2015

Cerita Kita

Jangan kamu tanyakan
dimana cerita kita
sebab aku dan kamu
tidak meninggalkan jejak di dunia
cerita kita,
hanya untuk kita,
dalam kenangan kita

28 Dec '14

Jumat, 09 Oktober 2015

Kekinian

Hai!! Apa kabar semua? semoga baik, selalu baik, dan semakin baik. Maaf yah udah lama gw ga touch up gini....
sekarang kebanyakan nulis-nulis puisi aja sama curhat di twitter.. hehehe. Sekarang juga gw mau curhat-curhat aja nih. Berhubung udah kelas 3 SMA (weww!!~).
Temen-temen masih inget gak, waktu SD ngeliat anak SMA kayak gimana? kesannya tuh yang wah banget, ampe mikir "ntar gw nyampe SMA ga yah?" dan voila! here I am.

Sabtu, 03 Oktober 2015

Pedih #Malam10

malam ini,
kusesap pedih sendiri
dalam secangkir sepi
bersama alunan simfoni perih

Senin, 28 September 2015

Jelmaan Rindu

rupanya malam ini,
rindu menjelma serupa perih
menusuk merasuk
meredam dalam kelam
merenda dalam gelap
terpetakan dirimu
bayang demi bayang
nyata demi nyata
tapi berupa asa
tak terjemput
tak terenggut

masihkah mampu kurengkuh?
bila nyataku dan nyatamu
adalah serupa jati dan kemarau
yang terhempas udara
dimakan tanah
bersanding tak direstui alam

haruskah ku berlari?
dapatkan bayangmu yang serupa menangkap senja dalam secangkir kopi
terpejam dan tersesap
terdiam dalam kekinian

rindu telah menjelma pedih
menusuk merasuk
meradang dalam kelam

Minggu, 20 September 2015

Larik Malam #Malam9

Tentang kedamaian sebuah malam,
yang diisi larik kata demi kata
Kemanakah harus kucari larik sajak yang hilang
Ketika peraduanku yg hangat bukan tempatku bersinggah
Hanya lelah dan malam ini
yang kian membisu di hadapku
larik dan malam,
sepi dan bisu
lelah dan lelah

Kamis, 28 Mei 2015

Dapatkah? #Malam8

Dapatkah aku sekedar menyandarkan kepala di pundakmu?
Seperti burung kecil yang lelah, menyerahkan diri pada peraduannya.