Kamis, 24 Maret 2011

Kasihmu Nirwana Hidupku

Tegak ku disana
Mengaharap suatu kan kembali seperti dulu
Di saat kau dan aku tak terpisah

Tawamu bagai surya pagiku,
bersinar di hari-hari mendungku
Ceriamu bagai udara malamku,
berhembus semilir di tengah pengap hariku
Kasihmu bagai telaga tak berbatas,
Mengairi gersangnya hidupku,
di dunia yang sakit ini.

Hujan yang menyepuh tanah menjadi liat,
Lembayung senja yang mengukir indah sang mega,
Dan angin yang melantunkan simfoni dedaunan,
Itulah dirimu.

Kau yang membuat hari ini berarti
Tangis dan tawa kita menyatu,
Suka dan derita kita mengalir

Bersamamu,
tak pernah ku sesalkan hariku
Bersamamu,
tak kan pernah kulupa sedetikpun
Meski waktu berlari mengejar
Meski ego kan terdepan
Meski jarak kan terbentang

Dengarlah seruanku ini,
meskipun pikiran kan meninggalkanku dan lupakanmu
Hatiku tetap hidup disini
Menyimpan serpihan kasih dan segebung kenangan tentang kita

Karena setitik kasihmu,adalah nirwana hidupku



Senin,21 Juni 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar